Arok Dedes

Hallo pembaca. Berjumpa kembali dengan penulis yang masih belajar ini. Saya akan menceritakan kembali kisah Arok Dedes yang masih belum selesai. Langsung saja kita simak kelanjutan kisahnya. 

Setelah Arok masuk menjadi prajurit Tumapel. Dia ditugaskan oleh Tunggul Ametung untuk menumpas kerusuhan yang terjadi di berbagai penjuru negeri. Sebenarnya, Tunggul Ametung sudah menaruh curiga kepada Arok, karena Arok mengeklaim dirinya mampu menumpas kerusuhan yang selama ini tidak dapat di selesaikan oleh Tunggul Ametung sendiri. Terlebih lagi, pada saat peperangan tak ada sisa yang tertinggal, jadi Tunggul Ametung menduga Arok melakukan kerja sama dengan para perusuh. Meski kecurigaannya benar, Tunggul Ametung tak dapat membuktikan kebenaran tersebut. 

Di dalam istana Tumapel, Dedes mencoba memanfaatkan pihak-pihak yang ingin mengguligkan tahta Tunggul Ametung. Mulai dari Empu Gandring, seorang pandai besi yang memasok seluruh senjata di Tumapel hingga Kebo Ijo seorang ksatria yang masih berpangkat rendah dan dipandang sebelah mata oleh Tunggul Ametung. Termasuk penasehat kerajaan yang berasal dari Kediri, yang menghendaki turunnya Tunggul Ametung. 

Kecerdikan Arok mengatur siasat untuk mengacaukan pasukan Tumapel membuat Tunggul Ametung berlaku licik. Dia memerintahkan anaknya untuk membunuh Arok beserta pasukannya sebelum fajar. Arok berhasil menangkap anak dari Tunggul Ametung dan membawanya menghadap sang ayah. Tunggul Ametung tega membunuh anaknya sendiri demi menutupi siasat liciknya. 

Banyak pihak menginginkan lengsernya Tunggul Ametung.
Apakah Tunggul Ametung akan turun tahta? 
Kepada tangan siapakah Tumapel akan jatuh? 

Tunggu lanjutan di part berikutnya ya, have a nice day. 

Komentar

Posting Komentar