Apasih Artificial Intelligence?
Kemajuan teknologi sekarang ini tidak dapat dihindari lagi. Semua aspek kehidupan memerlukan teknologi untuk memaksimalkan fungsinya. Mulai dari aspek kesehatan, rumah sakit sekarang sudah dilengkapi teknologi yang canggih. Mulai dari proses pendaftaran yang bisa menggunakan online hingga alat-alat canggih yang digunakan untuk proses pengobatan. Dalam proses pendidikan atau pembelajaran juga semakin maju dengan ditemukannya berbagai fitur yang menunjang proses pembelajaran.
Teknologi semakin maju, salah satunya di temukan Kecerdasan Buatan (AI). Artificial Intelligence (AI) adalah bidang ilmu komputer yang dikhususkan untuk memecahkan masalah kognitif yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia, seperti pembelajaran, pemecahan masalah, dan pengenalan pola. Tujuan diciptakan teknologi Artificial Intellegence antara lain karena diperkirakan AI akan digunakan untuk membuat perangkat lunak atau robot yang dapat membantu manusia dalam rutinitas sehari-hari dan diperkirakan kehadiran AI akan membuat mesin lebih pintar dari sebelumnya. Selain itu, manfaat menggunakan kecerdasan buatan (AI), kita dapat secara produktif mengotomatisasi tugas-tugas duniawi ini dan bahkan dapat menghapus tugas-tugas “membosankan” bagi manusia dan membebaskannya untuk menjadi semakin kreatif.
Dalam aspek pendidikan, teknologi sangat diperlukan untuk memaksimalkan kualitas dari proses pendidikan. AI memiliki fitur yang dapat memudahkan bagi pendidik dan juga bagi peserta didik. Mengikuti perkembangan zaman, pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Sistem belajar pada zaman dahulu, hanya berpusat pada teacher center, artinya ilmu hanya berpusat pada guru. Jadi, ilmu yang didapat oleh peserta didik hanya di dapatkan dari guru. Namun, seiring dengan perkembangan zaman proses pembelajaran semakin beragam. Peserta didik tidak hanya mendapatkan ilmu dari guru namun bisa mendapatkan ilmu dari media lain, salah satunya dengan menggunakan AI.
Seperti halnya uang koin, kemajuan teknologi tentu saja memiliki dua sisi yang berbeda. Terdapat dampak positif dan dampak negatif. Berikut dampak negatif penggunaan AI dalam proses pembelajaran bagi peserta didik:
1. Jika menggunakan AI secara terus menerus, peserta didik akan malas untuk berpikir. Karena mereka sudah merasa nyaman dan tidak mau mengupayakan menyelesaikan tugas atau pekerjaan mereka karena sudah berada di zona nyaman.
2. Menurunnya kualitas berpikir siswa. Jika terlalu sering menggunakan aplikasi yang memudahkan pengerjaan tugas maka mereka cenderung tidak mau berpikir dan tentu saja berdampak pada kualitas berpikir siswa.
3. Penggunaan teknologi tentu saja berpengaruh pada gadget yang dimiliki siswa. Sedangkan tidak semua siswa memiliki akses atau gadget yang sama. Dikhawatirkan ada kesenjangan antara siswa yang satu dengan siswa lainnya.
Tidak hanya memiliki dampak negatif, penggunaan AI juga memiliki dampak positif diantaranya:
1. Menambah pengetahuan siswa yang tidak hanya di berikan oleh guru. Jadi, siswa dapat mengeksplore pengetahuan dari mana saja dan apa saja.
2. Anak-anak zaman sekarang sudah pandai dengan gadget masing-masing, bahkan orang dewasa kurang begitu paham dengan gadget, anak-anak sudah paham. Jadi, penggunaan media seperti AI sudah sesuai dengan perkembangan zaman.
Bagi pendidik, aplikasi tersebut juga memiliki dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif bagi pendidik adalah membantu memaksimalkan proses pembelajaran, jika kita sebagai pendidik tidak memiliki ide bisa mencari referensi pembelajaran di AI. Dampak negatifnya yaitu, semakin banyak penggunaan AI tapi tidak diimbangi dengan perbaikan kualitas lama kelamaan profesi guru akan terancam, karena peserta didik mengganggap ilmu bisa di dapatkan darimana saja. Jadi, sebagai pendidik kita harus bisa memanfaatkan teknologi untuk menunjang kualitas kita, bukan sebagai pengganti profesi kita.
.jpg)

menunjang kualitas kita, bukan sebagai pengganti profesi, sepakat👍
BalasHapus