Rutinitas Kita


Hallo selamat hari kamis manis. Seminggu sekali kita pasti melakukan kegiatan yang namanya zoom meeting bersama Bu Capri, namun ada satu yang berbeda dari minggu-minggu sebelumnya yaitu zoom meeting dilaksanakan dihari kamis padahal biasanya zoom meeting dilakukan hari selasa atau rabu. 
Apa yang di bahas hari ini? Ternyata kami masih membahasa video yang sudah di upload di youtube. Video yang di putar pertama adalah video dari Pak Arifin, yang kali ini saya kasih nilai kurang bagus hehe, bukan karena sentimen tapi berdasarkan fakta.

Video dari Pak Arifin mendapat respon yang beragam dari kami para guru. Ada yang menilai dengan nilai yang bagus dan ada yang memberi nilai dibawah 60, termasuk saya. Kira-kira apa yang membuat nilai dari guru-guru berbeda? Kemungkinan jawabannya adalah kriteria yang diberikan masih belum jelas atau objektif. Jadi, kami masih meraba-raba di permukaan saja ketika menilai video dari Pak Arifin. Menanggapi hal tersebut, kemudian Bu Capri kembali menjabarkan kriteria penilaian secara rinci. Contohnya, di poin yang ketiga mengenai slide yang berisi alur dan juga isi dari cerita yang disampaikan. Dalam kriteria yang pertama tidak disampaikan secara rinci namun setelah terdapat perbedaan nilai maka diganti lebih jelas dengan mengikutsertakan ilustrasi gambar yang mendukung dan juga harus konsisten, jika gambar yang disertakan berupa animasi maka sampai akhir harus gambar animasi yang digunakan. 



Dari hal tersebut saya belajar bahwa kriteria penilaian yang jelas dan rinci serta tidak mengandung unsur subjektifitas sangat penting agar nilai yang didapat akan lebih akurat. Lalu apa yang paling menantang dari membuat kriteria penilaian? Menurut saya hal yang menantang dari membuat kriteria penilaian adalah memilih indikator, karena harus sesuai dengan kemampuan siswa dan memastikan indikator tersebut mampu di capai oleh siswa. Solusi untuk kendala tersebut adalah saya harus banyak berdiskusi dengan teman-teman, karena semakin banyak ide semakin bagus juga hasilnya. 

Hal kedua yang saya dapat dari zoom meeting kali ini adalah percaya diri. Kenapa begitu? Hari ini saya mendapat pelajaran penting karena tidak percaya diri. Terlihat sederhana, hanya karena tidak mengakui video saya lebih bagus dari video pertama maka akibatnya saya mendapat tugas lagi untuk membuat video review novel. Kalau bisa mengulang kembali saya menekan tombol reaksi kemudian saya tidak akan membuat video lagi. Sebenarnya, tidak percaya diri adalah bagian dari fixed mindset, padahal saya dalam proses menjadi pribadi yang memiliki pola pikir pertumbuhan namun hari ini dengan nyata saya melakukan perbuatan yang mencerminkan fixed mindset, lalu apa yang harus dilakukan selanjutnya? Saya akan belajar untuk terus menjadi orang mencerminkan pribadi growth mindset salah satunya yaitu dengan menambah kepercayaan diri. 

Komentar

Posting Komentar