Percaya proses


Hari terakhir di bulan pertama tahun 2023. Kami mempunyai jadwal yang berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Iya, jadwal pelajaran di ubah yang semula di hari selasa pelajaran pertama dimulai jam setengah 8 kali ini dimulai jam 7 pagi. Bukan hanya hari selasa atau kamis saja, melainkan semua hari. Peraturan tersebut merupakan hasil dari keluh kesah yanga anak-anak sampaikan. Lalu bagaimana tanggapan saya terhadap perubahan ini? Saya merasa bahwa anak-anak masih mudah menyerah. Growth mindset masih belum tercermin dalam sikap mereka, tentu saya tidak semua. Ada beberapa anak yang merasa sekolah dengan waktu yang singkat sungguh tidak efektif. 

Mengapa saya menyebut bahwa anak-anak mudah menyerah? Maksud saya adalah mereka menyerah untuk terus beradaptasi dengan aturan baru, mereka menyerah untuk terus berkomitmen mematuhi aturan dan menyerah terhadap sesuatu yang sudah di tetapkan. Lalu apa dampaknya? Dampaknya kemungkinan mereka akan speerti itu di kemudian hari. Dimanapun tempatnya pastilah memiliki aturan yang di tetapkan, aturan tersebut tentu saja tidak dibuat secara cuma-cuma. Aturan di tetapkan tentu saja memiliki tujuan baik dikemudian hari. 

Pagi tadi, saya masuk ke salah satu kelas di SMA, saya bertanya secara personal kepada salah seorang siswa. Saya bertanya apakah model sekolah seperti ini yang kamu inginkan? Jawaban dari siswa tersebut tidak. Katanya, sekolah cuma 2 jam pastilah tidak efektif.  Sedangkan siswa yang lain ada  yang menjawab setuju dengan sistem sekolah yang hanya sebentar karena mereka lebih fokus ke latihan. Dari jawaban kedua siswa di atas, bisa disimpulkan bahwa pendapat seseorang pastilah berbeda, alangkah baiknya kita memiliki aturan yang mempertimbangkan hal-hal yang baik bagi mereka. 

Kembali ke poin 2, bagaimana agar mereka tidak mudah menyerah? Menurut saya hal yang pertama dan utama adalah kita sebagai guru juga tidak mudah menyerah. Tidak mudah menyerah dalam hal apa? Contohnya dengan mempertahankan hal-hal yang dirasa sudah baik. Selain itu, kita sebagai guru juga harus memberikan pengertian dan mendukung mereka untuk selalu mematuhi aturan. Jika mereka mengeluh terhadap suatu aturan, kemudian kita menuruti mereka dengan mengubah aturan tersebut maka kita juga memberikan contoh bahwa kita sosok yang mudah menyerah. 

Saya memiliki argumen bahwa sesuatu yang baik memang harus dipaksakan. 

Sebagai informasi saja bahwa foto diatas melambangkang sifat tidak mudah menyerah akan membawa kita di titik teratas dalam hidup kita, proses memang tidak selalu mudah tapi hasil pastilah memberikan yang terbaik. 

Komentar

  1. sesuatu yang baik memang harus dipaksakan, hy saja apa yg menurut kita baik belum tentu baik menurut mereka dan itulah yang membuat socrates memilih meminum racun cemara untuk menunjukkan prinsip yang dia pegang teguh😢

    BalasHapus
  2. "Sesuatu yang baik harus dipaksa." Menarik!

    BalasHapus

Posting Komentar