Terlampaui


Tak terasa satu semester sudah terlampaui. Artinya lebih dari 4 bulan saya berinteraksi dengan siswa dari kelas 7 hingga kelas 12 di dalam maupun diluar kelas. Tak hanya mereka yang belajar, saya pun belajar banyak hal. 

Lalu apa yang saya dapat? Saya belajar banyak hal dari mereka. Terutama kesabaran, kemauan dan peduli. Kesabaran, tentu saja sebagai guru atau sebagai pempimpin dalam kelas kita harus memiliki kesabaran lebih dari peserta didik. Dalam pembelajaran tentu saja tidak semua peserta didik otomatis mengikuti skenario kita, masih ada yang kurang fokus dan melenceng dari skenario yang kita susun. 

Kedua, yaitu kemauan. Kemauan dalam arti saya harus meningkatkan kualitas diri saya agar siswa mendapatkan pembelajaran yang berguna. Tidak hanya sekedar masuk kelas, duduk, diam, mendengarkan tapi pada akhirnya siswa tidak mendapatkan apa apa setelah pembelajaran berakhir. Jadi, saya harus memiliki kemauan untuk selalu mengupgrade diri saya agar bisa menjadi fasilitator yang baik bagi siswa. 

Ketiga adalah kepedulian. Dalam artian kita sebagai guru tak hanya sekedar transfer knowledge saja, melainkan mengajarkan hal-hal baik yang tujuannya adalah menciptakan siswa yang berkarakter. Jadi, ketika siswa melakukan hal-hal yang tidak baik, kita sebagai guru tidak boleh abai. Kita harus menasehati bahwa yang dilakukannya merupakan perbuatan yang tidak baik, agar di kemudian hari mereka tidak berbuat hal tersebut. 

Selain dari ketiga hal di atas, tentu saja saya harus belajar banyak hal. Mulai dari media pembelajaran, belajar bekerjasama dalam tim, belajar mengatur waktu, dan masih banyak lagi. 

Untuk semester dua, langkah pertama yang akan saya lakukan adalah memetakan materi kemudian mulai menyusun media pembelajaran yang menarik. Kebetulan, Bu Capri membelikan kami planner untuk agenda kami di tahun depan, saya harap tidak ada lagi yang terlewat di agenda kami. Jika persiapan sudah maksimal, hasilpun akan lebih maksimal. 

Komentar

Posting Komentar