Masih agustusan
Masih di bulan Agustus, walaupun sudah akhir bulan. Tapi moment tujuhbelasan masih terasa, masih ada bendera merah putih yang berdiri di sepanjang jalan di kampung-kampung. Pemandangan ini tentu saja sudah jarang kita temui di kota-kota besar.
Selain bendera yang masih dengan gagahnya hadir di sepanjang jalan, masih ada juga perlombaan yang di adakan oleh masyarakatan sekitar. Salah satunya adalah panjat pinang.
Tahukan kamu bagaimana sejarah panjat pinang di Indonesia?
Ternyata, panjat pinang sudah ada sejak zaman kolonialisme Belanda. Tujuan awalnya pemerintah Hindia-Belanda mengadakan panjat pinang untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Belanda, pada tanggal 30 Agustus.
Hadiah yang ada di ujung pinang yaitu bahan-bahan pokok seperti gula, beras, tepung dll. Melihat perjuangan rakyat Indonesia untuk mengambil barang yang dianggap sepele itu, membuat bangsa Belanda terhibur.
Walaupun sejarah munculnya panjat pinang tidak begitu bagus, namun tentu saja ada sisi positif yang bisa kita ambil. Contohnya kerjasama dan kerja keras. Dalam panjat pinang dibutuhkan kerjasama, gotong royong dan kerja keras antar anggota. Sikap itu yang seharusnya kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari.
kerja sama yuk menuju puncak pinang
BalasHapusNice info. Baru tau sejarah panjat pinang
BalasHapusWah beras di taruh atas pas dijatuhin gk bocor kah? Jadi penasaran...
BalasHapusWow info, terlepas dari sejarah itu memang panjat pinang permainan tradisional yang seru, permainan yang mengandalkan kekompakan, kerjasama, dan strategi
BalasHapus