Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

Masih agustusan

Masih di bulan Agustus, walaupun sudah akhir bulan. Tapi moment tujuhbelasan masih terasa, masih ada bendera merah putih yang berdiri di sepanjang jalan di kampung-kampung. Pemandangan ini tentu saja sudah jarang kita temui di kota-kota besar.  Selain bendera yang masih dengan gagahnya hadir di sepanjang jalan, masih ada juga perlombaan yang di adakan oleh masyarakatan sekitar. Salah satunya adalah panjat pinang.  Tahukan kamu bagaimana sejarah panjat pinang di Indonesia?  Ternyata, panjat pinang sudah ada sejak zaman kolonialisme Belanda. Tujuan awalnya pemerintah Hindia-Belanda mengadakan panjat pinang untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Belanda, pada tanggal 30 Agustus.  Hadiah yang ada di ujung pinang yaitu bahan-bahan pokok seperti gula, beras, tepung dll. Melihat perjuangan rakyat Indonesia untuk mengambil barang yang dianggap sepele itu, membuat bangsa Belanda terhibur.  Walaupun sejarah munculnya panjat pinang tidak begitu bagus, namun tentu saja ad...

tujuhbelasan

PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT, itulah tagline HUT Indonesia yang ke-77.  Memperingati kemerdekaan biasanya kita mengikuti serangkaian acara yang khas. Mulai dari upacara kemerdekaan, lomba-lomba dan juga makan-makan pastinya.  Disekolah kami tentu saja mengadakan acara-acara tersebut, mulai dari upacara bendera di pagi hari kemudian dilanjutkan dengan lomba-lomba, seperti estafet sarung, balap kelereng, estafet karet, dll. Dalam pelaksanaan lomba menurut saya sudah bagus, namun dari peserta susah dikondisikan. Misalnya, permainan yang seharusnya dilakukan secara bergantian namun peserta tidak bergantian. Kami sebagai panitia ke depannya harus lebih memaksimalkan pengkondsian peserta agar lomba berjalan dengan tertib. Selain lomba tersebut, sekolah kami juga mengadakan panjat pinang. Panjat pinang dimulai sekitar setengah 4, kami memilih waktu sore agar peserta tidak terlalu kepanasan. Panjat pinang berlangsung meriah, para siswa antusias mengikuti. Mulai dari siswa SMP,...

Positive Thinking

Hari libur memang paling tepat dipakai untuk jalan-jalan atau bersantai dirumah.  Kebetulan hari minggu kali ini saya akan pergi jalan-jalan sebentar bersama keponakan saya yang masih duduk di sekolah dasar, namanya Mika.  Sudah waktunya makan siang, Mika tentu saja minta mampir ke tempat makan. Memang, Mika adalah anak yang paling tidak bisa menahan lapar. Sampai lah kami di tempat makan prasmanan alias bisa ambil sendiri. Karena memang jam makan siang tentu saja ramai. Setelah dapat makanan, kami pun duduk di tempat yang dekat dengan tempat cuci tangan dan tempat pengambilan nasi. Tentu saja bisa membayangkan ramainya tempat itu.  Saya :"Mika, sepertinya kita salah pilih tempat duduk".   Mika :"Loh, kenapa begitu?". Saya :"Lihat saja, tempat duduk kita ramai sekali, jadi kita tidak bisa makan dengan nyaman." Mika :" Nggak kok , malah kita bisa dekat kalau mau cuci tangan dan tambah nasi lagi. Nggak perlu jalan jauh." Setelah itu saya diam. Ken...